Wahidin

Presiden Susilo Bambang Yudhyono dan Wakil Presiden Boediono menyerahkan sapi kurban spesial. Wahidin, seorang panitia Hari Raya Idul Adha 1431 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (17/11/2010), mengatakan, sapi kedua pimpinan negara tersebut melebihi sapi super.

"Berat sapi Pak SBY sekitar 1,8 ton dan sapi Pak Boediono 1,2 ton," ujar seorang panitia di tempat pemotongan hewan kurban di Masjid Istiqlal. Sapi tersebut berwarna putih.

Rencananya, kedua hewan korban tersebut secara simbolis akan diserahkan Presiden kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Jakarta, seusai shalat Id. Hingga saat ini, Masjid Istiqlal telah menerima 17 ekor sapi dan 318 ekor kambing.

Hewan kurban ini rencananya mulai disembelih pada Rabu malam ini. Daging kurban akan dibagikan kepada kaum mustahik pada hari Kamis (18/11/2010) pagi. Demikian catatan online Sarto tentang Wahidin.
READ MORE ~>> Wahidin

Terpidana 4,5 tahun

Terpidana 4,5 tahun kasus suap jaksa Urip Tri Gunawan, Artalyta Suryani alias Ayin, meminta izin keluar dari LP Wanita Tangerang untuk menghadiri pemakaman ayahnya di Bandar Lampung, Sabtu (13/11/2010) kemarin. Izin ini diberikan pihak Lapas dan termasuk cuti luar biasa.

"Kalau izin Ayin itu cuti luar biasa. Cuti luar biasa bisa diberikan kalau napi menjadi wali nikah anaknya, menengok keluarganya yang sakit, menghadiri keluarganya yang meninggal dunia, dan kalau ada bagi waris. Itu ada ketentuannya," kata Dirjen Pemasyarakatan Untung Sugiyono, saat dihubungi, Minggu (14/11/2010).

"Pagi berangkat, sorenya sudah pulang," katanya. "Kita sudah minta bantuan polisi untuk mengawal. Tapi, karena keterbatasan personel polisi, jadi tidak bisa. Jadi, semuanya yang kawal dari lapas," ujarnya, sambil menjelaskan ada lima pengawal yang menyertai Ayin.

Namun, Untung mengaku tidak tahu apakah Ayin pergi ke Bandar Lampung dengan mencarter helikopter atau menumpangi pesawat komersial. Ia juga tidak tahu apakah Ayin memberi uang kepada petugas Lapas agar mendapat izin keluar tersebut. "Saya tidak tahu kalau soal itu. Kalau prosedurnya tanya Pak Sam L Tobing (Irjen Kemhuk dan HAM). Kalau saya soal teknis keluar saja," paparnya.

Keluarnya Ayin dari lapas kali ini adalah kali kedua dalam sepekan. Ayin juga meninggalkan Lapas Tangerang pada Senin (8/11/2010), saat menengok ayahnya yang sakit di RS Imanuel Way Halim, Bandar Lampung.

Ayin terpaksa dipindahkan dari Rutan Wanita Pondok Bambu Jakarta ke Lapas Wanita Tangerang pada April 2010 lantaran kedapatan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum membangun sel mewah. Demikian artikel online Sarto tentang Terpidana 4,5 tahun.
READ MORE ~>> Terpidana 4,5 tahun

Gempa Bumi

Gempa Bumi dengan skala di atas lima kembali terjadi dalam sehari ini. Setelah Bantul dan Waingapu pada siang dan sore tadi di Siberut, kini gempa berskala 5,7 SR terjadi di wilayah pantai selatan Jawa Barat.

Informasi dari situs BMKG, pada pukul 19.38 terjadi gempa dengan pusat di 139 km tenggara Sukabumi, 145 km barat daya Bandung, dan 149 km barat daya Tasikmalaya, atau 161 km barat daya Ciamis.

Gempa terjadi pada kedalaman 14 km dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Demikian Informasi dari Sarto tentang Gempa Bumi.
READ MORE ~>> Gempa Bumi

Bukan untuk Senangkan Pejabat

Wakil Presiden Boediono menyatakan gedung yang diresmikan dan bantuan yang diberikan pemerintah bukan untuk menyenangkan para pejabat, akan tetapi untuk meningkatkan pelayanan publik di daerah. Pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur lainnya akan menjadi sia-sia jika tidak untuk perbaikan dan peningkatan layanan ke publik.

Hal itu disampaikan Wapres Boediono usai meresmikan berbagai proyek dan bantuan pemerintah pusat di halaman kantor Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, di Saumlaki, Jumat (5/11/2010).

Dalam kunjungan kerja itu Wapres ditemani sejumlah menteri diantaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak dan Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan. Dalam kesempatan itu hadir pula Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Bupati MTB Bitzael Silvester Temmar.

"Gedung-gedung dan bantuan yang diberikan berasal dari uang rakyat dan hakikatnya adalah milik rakyat. Karena itu rakyat harus mengawasinya," kata Wapres.

Menurut Wapres, uang rakyat harus dikembaikan untuk ekonomi dan kesejahteraan rakyat. "Paradigma pemerintah harus diubah ke arah yang lebih baik. Menjadi aparat negara sekarang ini bukan menjadi penguasa, melainkan menjadi pelayan publik," papar Wapres.

Perubahan etos kerja, lanjut Wapres, dan cara berpikir merupakan inti dari program reformasi birokrasi yang dicanangkan. "Rancangan besar atau grand design reformasi birokrasi nasional selama 15 tahun ke depan sudah diselesaikan dan akan diterbitkan dalam bentuk peraturan presiden, sedangkan peta jalan atau roadmap reformasi birokrasi nasional berjalan 5 tahun," kata Wapres.

Namun diakui Wapres, reformasi birokrasi nasional tidak bisa diselesaikan dalam jangka pendek yakni 5 tahun sesuai usia kabinet, melainkan membutuhkan proses yang panjang.
READ MORE ~>> Bukan untuk Senangkan Pejabat
 
Copyright © 2015 Update Info All Rights Reserved