Ibadah hari raya Paskah kedua dengan penuh suka cita

Ribuan umat Kristiani berbagai jemaat gereja di sejumlah kampung dan distrik/kecamatan, Senin pagi, melaksanakan kegiatan ibadah hari raya Paskah kedua dengan penuh suka cita.

Dari Biak wartawan media massa melaporkan, Senin pagi berbagai aktivitas kota Biak sekitarnya masih berjalan normal meski sepi karena hari raya Paskah kedua merupakan hari libur lokal di jajaran pemerintah/kabupaten se tanah Papua.

Perkantoran pemerintah,perusahaan BUMN/BUMD serta perusahaan swasta,sekolah serta bank-bank pemerintah juga tidak beroperasi karena libur Paskah kedua.

Kegiatan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs sederajat secara nasional digelar 25 April 2011 khusus untuk sekolah penyelenggara di kabupaten/kota se tanah Papua diundur pelaksanaanya sehari diluar jadwal nasional berlangsung Selasa 26 April.

Sementara itu, beberapa jemaat berbagai gereja diantaranya GKI Maranatha, GKI Ebenhaeser, GKI KBS Saramom,GKI Efata Wafnor,GKI Marthen Luther Mandala,GKI Imanuel Agung Samofa, GKI Elisabeth serta jemaat gereja lain tampak mulai ramai didatangi umat Kristiani untuk merayakan ibadah Paskah kedua.

"Hari raya Paskah kedua umat Kristiani melakukan ibadah di setiap jemaat gereja, ya peristiwa Paskah mengenang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus,"u ngkap Simon, salah seorang jemaat Kristiani setempat.

Beberapa jemaat gereja sejak pukul 07.30 WIT mulai mendatangi gereja=gereja untuk melaksanakan ibadah Paskah kedua diselenggarakan setiap jemaat setempat.

Hingga pukul 07.30 WIT berbagai fasilitas umum di kabupaten Biak Numfor,diantaranya kegiatan pasar,angkutan taksi/ojek, Bandar udara Frans Kaisiepo serta pelabuhan laut tampak berjalan normal meski tidak seramai dibanding hari biasanya. Demikian catatan online Blog Update Info tentang Ibadah hari raya Paskah kedua dengan penuh suka cita.
READ MORE ~>> Ibadah hari raya Paskah kedua dengan penuh suka cita

Realisasi ekspor komoditas ikan segar ke Jepang

Realisasi ekspor komoditas ikan segar ke Jepang pada periode Maret 2011 menurun hingga 50%. Terjadinya gempa dan tsunami di Negeri Sakura tersebut menjadi penyebab utama menurunnya permintaan. Data media massa menunjukkan nilai ekspor Sulsel ke Jepang pada periode Januari 2011 mencapai USD4,817 juta, dengan nilai ekspor terbesar berasal dari komoditas udang dan ikan segar mencapai USD1,328 juta.

2010 lalu, realisasi ekspor dari Sulsel ke Jepang mengalami kenaikan 65% dibanding 2009. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (Indonesian Logistic and Forwarder Association/ILFA) Hasanuddin Padaruddin mengatakan, ekspor ikan segar banyak dilakukan melalui Bandara Sultan Hasanuddin.Pascagempa dan tsunami pada periode Maret, praktis realisasi ekspor hasil laut menurun.

”Pada periode Maret, ekspor ikan segar mengalami penurunan hingga 50% dibandingkan periode Januari-Februari. Selain dampak tsunami, tangkapan nelayan berkurang karena cuaca buruk juga menjadi penyebab utamanya,” ungkapnya kemarin. Dia menyebutkan, saat ini pesawat-pesawat angkutan juga cenderung mengurangi muatan. Apalagi kondisi cuaca untuk penerbangan dalam keadaan tidak stabil.

Selain itu, daerah-daerah penyuplai komoditas ekspor Sulsel, seperti Manado; Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo, saat ini juga telah melakukan ekspor langsung. Ketua Bidang Internasional ILFA Hasanuddin Sariati Silele menyatakan, untuk komoditas hasil laut ke Jepang sekitar 80% merupakan jenis ikan tuna dan sebagian besar ikan tuna itu didapatkan dari daerah Manado dan Gorontalo.

”Tujuan ekspor hasil laut dari Sulsel ke Jepang tersebar di empat kota besar,yakni Tokyo, Fukuoka, Ozaka, dan Nagoya. Di samping itu,aturan di Jepang terkait mutu produk impor juga sangat ketat. Perubahan warna saja dapat menyebabkan harga turun,” paparnya. Humas Terminal Peti Kemas Makassar (TPM) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Raflin Chalid mengatakan, periode triwulan I/2011, realisasi ekspor dari Sulsel keseluruhan relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kendati demikian, dia mengakui ekspor melalui TPM lebih banyak merupakan komoditas untuk wilayah Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Afrika dan produknya adalah hasil bumi. ”Data pasti ekspor ke Jepang belum ada. Namun, untuk realisasi ekspor dari TPM cenderung masih stabil. Khusus untuk Jepang, yang melalui TPM itu banyak yang merupakan produk impor, seperti alat-alat elektronik hingga kendaraan. Namun, ekspor tetap ada,” tandasnya kepada media massa, kemarin. Demikian Update Info tentang Realisasi ekspor komoditas ikan segar ke Jepang.
READ MORE ~>> Realisasi ekspor komoditas ikan segar ke Jepang

Batu nisan di makam

Apa yang ada di pikiran kita saat mendengar kata batu nisan di makam. Iya kesan seram, takut, dan bayangan hantu pasti menyelimuti otak kecil kita. Apalagi bagi sebagian orang, kalimat batu nisan dinilai angker untuk dibicarakan di malam hari.

Namun di Surabaya, Jawa Timur, tidak demikian. Justru areal pemakaman ini digunakan untuk transaksi seksualitas. Tidak hanya itu, mereka juga menggunakan nisan sebagai tempat eksekusi bagi pria hidung belang yang ingin menyalurkan hasrat birahinya.

Mungkin Anda akan tercengang mengetahui hal tersebut. Namun memang itulah kenyataan yang ada di sana. Tertarik dengan fenomena tersebut, penulis pun mencoba untuk menelusurinya.

Posisi Makam Kembang Kuning memang tidak asing bagi warga Jalan Diponegoro, Surabaya. Jejak penulis pun menyusuri jalan setapak sejauh 500 meter dari jalan besar.

Sebelum mencapai jalan tersebut, penulis “dihadang” gapura yang berbunyi “Anda memasuki areal makam kembang kuning”. Menurut warga setempat, nama kembang kuning diambil dari banyaknya tumbuh-tumbuhan di tempat itu yang berbunga berwarna kuning.

Bahkan ada yang menyebut nama daerah kembang kuning cemoro sewu karena banyaknya pohon cemara di tempat tersebut. Konon areal pemakaman ini sudah ada sejak tahun 1918. Hal itu tertulis di salah satu makam warga berkebangsaan Belanda.

Entah kebetulan atau tidak, lokasi makam kembang kuning ini memang berdekatan dengan lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, kawasan Dolly. Tidak ada yang istimewa saat siang hari.

Hanya jajaran makam bernisan apik terlihat indah. Sejumlah makam bahkan terlihat membangun sebuah bangunan menyerupai rumah untuk melindungi makam sang empunya.

Namun pemandangan iu berubah saat matahari menyingsing. Areal makam itu tampak ramai oleh perempuan berbaju seksi dan kerumunan orang. Tentu saja mereka bukan untuk berziarah, karena kondisi sudah malam dan gelap gulita.

Mereka merupakan pekerja seks komersil yang menjajahkan “dagangannya” untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Memang polemik memenuhi kebutuhan ekonomi menjadi salah satu alasan mereka nekat “begadang”.

Apakah ini merupakan “buangan” dari lokalisasi Dolly, namun memang rata-rata di areal ini wanitanya sudah terbilang berusia lanjut. Pantauan penulis usia mereka di atas 35 tahun. Demi memenuhi pundi-pundi ekonomi, kadang memang manusia bertindak diluar nalar. Demikian Update Info tentang Batu nisan di makam.
READ MORE ~>> Batu nisan di makam

Mengevaluasi anggaran pembangunan gedung baru DPR

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak agar pimpinan DPR mengevaluasi anggaran pembangunan gedung baru DPR yang mencapai Rp1,1 Triliun. PKB sebenarnya telah menolak pembangunan gedung baru tersebut, namun menurut ketua Fraksi PKB DPR, Marwan Djafar, proyek pembangunan tersebut sebaiknya di evaluasi kembali

"Dievaluasi kembali secara total," kata Marwan kepada media massa, Jumat (1/4/2011).

Menurut Marwan, ada beberapa alasan agar pembangunan tersebut dievaluasi. Alasan pertama, adalah efisiensi anggaran. Alasan kedua, soal perencanaan gedung, yakni agar pembangunan tidak mengganggu ekologi Senayan. “Karena kawasan ini masuk konservasi yang harus dilindungi,” katanya.

Seperti diketahui, setelah mendapat penolakan dari publik termasuk sejumlah fraksi, pimpinan DPR akhirnya menyepakati dilakukannya pembahasan ulang rencana pembangunan gedung DPR baru sebelum 9 April 2011 mendatang.

Namun, Marwan mengatakan bahwa dirinya belum mendapatkan pemberitahuan mengenai pembahasan tersebut. “Saya belum tahu,” kata Marwan.

PKB, sebelumnya dalam keterangannya menolak rencana pembangunan gedung baru DPR. anggota FPKB Abdul Malik Haramain mengatakan, PKB tidak bertanggungjawab atas pembangunan itu. Demikian Update Info tentang Mengevaluasi anggaran pembangunan gedung baru DPR.
READ MORE ~>> Mengevaluasi anggaran pembangunan gedung baru DPR
 
Copyright © 2015 Update Info All Rights Reserved