Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Update Info memberi dukungan untuk kontes SEO dengan keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah. Kontes SEO tersebut terbuka untuk umum atau siapa saja boleh ikut asal mimiliki blog atau website punya sendiri (tidak pinjem :D). Kontes SEO tersebut diselenggarakan oleh acerid.com dengan hadiah yang cukup menggiurkan. Bagi para blogger yang berminat untuk mengikuti kontes SEO tersebut, berikut peraturan kontesnya:

Tablet Android Honeycomb Terbaik MurahPeraturan SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest” :
  1. Tanggal dimulainya SEOCONIA adalah 1 juni 2011 (Jam 12:00 wib).
  2. Tanggal berakhirnya SEO Olympic adalah 30 September 2011 (Jam 12:00 wib).
  3. Pengumuman pemenang dilakukan tanggal 30 September 2011.
  4. Tidak diperbolehkan adanya unsur pornografi, diskriminasi, atau tindakan yang melanggar hukum dalam pelaksanaan SEO Game.
  5. Target Keyword: “Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah” dan membuat anchor link ke http://www.acerid.com dengan anchor text Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  6. Menambahkan Logo SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest”.(tolong kasih link logonya).
  7. SEO Contest ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai content relevansinya.
  8. Relevansi content sangat diperhatikan disini, buatlah content berbahasa indonesia yang sesuai target kata kunci dan enak dibaca.
  9. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.
  10. Hanya peserta yang terdaftar yang dapat bersaing dan memenangkan hadiah yang disediakan panitia.
  11. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka untuk siapa saja tanpa batasan umur.
  12. Pendaftar / calon peserta wajib mengisi field kode pos di form pendaftaran.
  13. Setiap entry halaman peserta harus memiliki back link ke http://www.acerid.com
  14. Satu orang hanya dapat memperoleh satu hadiah. Peserta boleh mendaftar beberapa domain, dengan syarat nama, email, dan alamat harus sama. Nama berbeda tapi orangnya sama akan di diskualifikasi.
  15. Umur domain maksimal 4 tahun.
  16. Informasi kontak yang valid harus ada di website yang dipakai ikut Kontes SEO Acer. Email lebih diutamakan
  17. Anda diperbolehkan menggunakan domain yang telah ada, namun halaman/URL entry yang disubmit harus benar-benar baru dengan tanpa back link dan versi cache sebelumnya.
  18. Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan (tidak menjadikan 6 frase keyword yang dilombakan sebagai domain atau subdomain).
  19. Peraturan dapat ditambah atau diubah dari waktu ke waktu sesuai dengan feedback yang diterima dari peserta.
  20. Target pemenangan SEOCONIA berupa scoring di Google.co.id dan Yahoo.co.id (lihat contoh penilaian dibawah). Selain itu juga ada penjurian posting favorit. Penilaian kualitas artikel merupakan hak prerogatif juri. Dan sundulan untuk keyword Jasa Pengiriman Barang.
  21. Bagi yang mendaftarkan diri tanpa mengisi alamat dengan jelas dan lengkap atau menggunakan email yang tidak bisa dihubungi (valid), kami meminta untuk mendaftarkan diri kembali karena pendaftaran yang tidak lengkap akan kami hapus.
  22. Bagi yang kedapatan melakukan copy paste artikel, Anda punya waktu 48 jam untuk menghapusnya. Jika dalam waktu tersebut Anda belum bisa bekerjasama dengan panitia, kami akan hapus nama Anda dari daftar peserta.
Perlu di ingat:
  1. Perlu diingat bahwa saat Anda register untuk SEOCONIA, Anda harus memastikan bahwa entry URL yang Anda masukkan mengacu kepada halaman sebenarnya yang Anda submit untuk kontes.
  2. Pada saat register, apabila terdapat kotak isian yang kosong atau URL entry tidak mengacu kepada spesifikasi yang seharusnya, maka entry akan dihapus. Contoh yang benar misalnya: Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  3. Selama kontes, kami akan memeriksa ulang halaman entry untuk memverifikasi usia website dan backlink. Jika suatu entry website ditemukan lebih tua dari yang diperbolehkan atau tidak memasang backlink yang seharusnya (ditunjukkan dibawah ini), entry tersebut akan didiskualifikasi dari kontes, maka dari itu pastikan entry Anda sesuai dengan peraturan yang berlaku pada kontes.
  4. Pasang link -berupa link acerid.com- dan Logo -klik lebih jelasnya disini.
  5. Hanya teknik-teknik SEO yang etis saja yang dapat digunakan dalam kontes ini, dan para juri berhak untuk meninjau kembali teknik-teknik yang digunakan oleh para pemenang, untuk memastikannya.
  6. 300 peserta pertama yang memenuhi kualifikasi mendapatkan hadiah langsung. Dan sundulan lagi untuk keyword Arhayu.
Penilaian Pemenang :
  • (a) Hadiah Top Rank
Pada tanggal 27 September 2011 (Jam 12.00 wib), kami akan melakukan pencarian untuk “kata kunci” di Google.co.id, dan Yahoo.co.id dan menggabungkan nilai dan kemudian menentukan pemenang. Skor tersebut dihitung dengan memberikan poin ke posisi 1 – 10 pada setiap mesin pencari. Anda akan menerima 10 poin untuk peringkat 1, dan 1 poin untuk peringkat 10.

Sebagai contoh:

Situs web Anda: www.domainanda.com atau subdomain ? (Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan).
  • Peringkat di Google: 7 = 4 poin
  • Rank di Yahoo: 2 = 9 poin
  • Nilai kualitas artikel = 7 poin
  • Total poin untuk www.domainanda.com = 20 poin
Kriteria Penilaian Artikel disini.

Jika 2 kontestan berakhir dengan Total poin sama maka peserta dengan peringkat tertinggi di Google.co.id akan mengambil posisi yang lebih tinggi.
  • (b) Hadiah Posting Favorit
Selain sistem nilai ini, kualitas kontent atau artikel juga diperhitungkan, dan ini merupakan hak prerogatif juri.
  • Selain sistem nilai di atas,akan diberikan pula penghargaan untuk posting favorit. Penilaian berdasar dari kualitas posting dan komentar yang timbul dari pembaca atas posting yang ditulis maupun share yang dilakukan pembaca posting tersebut.
Juri SEO CONIA 2011 :
  1. Riyeke Ustadiyanto – Tokoh dan Praktisi SEO Indonesia, blog: Seokita.com
  2. Fahmi Rizwansyah – Professional Internet marketers, Certified Advance Search Engine Marketing Skills by the Search Engine Academy in 2009
  • (c) Pajak Hadiah Ditanggung Pemenang
Note: sumber penulisan artikel dapat di adopsi di www.acerid.com (tidak dianjurkan untuk melakukan copy paste). Sebagai penutup Update Info dari postingan yang berjudul Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah, tidak lupa saya memberikan ucapan selamat berjuang bagi seluruh Blogger Indonesia khususnya yang ikut kontes SEO tersebut.
READ MORE ~>> Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Badan Pemeriksaan Keuangan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut didesak menindaklanjuti sejumlah catatan yang menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2010. Anggota DPRD Sumut Sopar Siburian mengatakan, tindak lanjut atas temuan dalam LHP tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban terbuka kepada masyarakat luas bahwa program pembangunan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010 dilaksanakan sesuai ketentuan.

Jika tidak ditindaklanjuti, temuan itu juga ditangani pihak penegak hukum. ”Jadi Pemprov Sumut melalui satuan kerja perangkat daerahnya harus benar-benar mempertanggungjawabkan pengelolaan anggaran pembangunan. Benar atau tidak pengelolaan keuangannya, harus disampaikan transparan,” tuturnya kepada wartawan di Medan,kemarin. Sopar mengatakan, jangan sampai pertanggungjawaban soal bantuan sosial (Bansos) tahun 2009 yang juga tidak ditindaklanjuti hingga penyampaian LPKD 2010 terjadi lagi.

Apalagi temuan tersebut telah dalam penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam LHP yang telah diserahkan ke DPRD Sumut dan Pemprov Sumut beberapa hari lalu, ditemukan beberapa hal yang tidak memenuhi unsur pemeriksaan sebagai bentuk pertanggungjawaban. Temuan tersebut antara lain penyajian kas di bendahara pengeluaran 2010 dan 2009, masing-masing sebesar Rp10 miliar dan Rp9,7 miliar. Ini sudah termasuk sisa kas yang belum dipertanggungjawabkan pada Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) per 31 Desember 2010 sebesar Rp2,4 miliar.

Temuan untuk investasi yakni dalam bentuk dana bergulir 2010 dan 2009 masingmasing Rp10,1 miliar.Dana tersebut dicairkan dari kas daerah sejak 2004 – 2006.Dana yang telah disalurkan pada koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar Rp8,1 miliar dan Rp2 miliar lagi masih tersimpan dalam rekening bank Dinas Koperasi dan UKM. Namun, dinas tersebut tidak membuat laporan perkembangan yang jelas atas jumlah yang telah disalurkan. Persoalan aset tetap juga masih jadi masalah, yakni 2 persil tanah sebesar Rp49,8 miliar yang telah diserahkan ke pemerintah daerah lain namun masih diakui sebagai aset Pemprov Sumut.

Kemudian,26 persil tanah seluas 20.000 meter per segi yang masih dinilai Rp1 dan peralatan dan mesin yang telah rusak berat atau tidak jelas keberadaannya sebesar Rp 103 juta. Selain itu, realisasi belanja pemeliharaan 2010 sebesar Rp2,4 miliar belum dapat dikapitalisasi karena belanjanya tidak dapat ditelusuri. Sopar menambahkan,tidak semestinya aset menjadi masalah andaikan Pemprov Sumut mempunyai itikad baik untuk mengamankannya.

Namun, menurut dia, Pemprov Sumut sepertinya tidak memiliki keseriusan dalam mempertahankan aset. ”Padahal aset tersebut menyangkut harga diri atau kewibawaan pemerintah,” ujarnya. Sebelumnya BPK telah juga mengingatkan Pemprov Sumut untuk wajib menindaklanjuti catatan atau temuan di LKPD 2010.Ketua BPK RI Perwakilan Sumut Oodj Huziat mengatakan, tindak lanjut temuan harus dilakukan Pemprov Sumut selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP LKPD diterima.

Apabila dalam pemeriksaan ditemukan unsur pidana,BPK akan melaporkan hal tersebut ke instansi berwenang paling lama sebulan sejak diketahui, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 15/2006 tentang BPK RI. Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho sebelumnya menyatakan akan menindaklanjuti temuan BPK. Menurut dia, temuan BPK menjadi cemeti (cambuk) bagi pihaknya untuk berbuat yang lebih baik lagi. Akan kami tindaklanjuti. Di samping itu, ini juga cemeti bagi saya dan jajaran ke depannya,”pungkasnya. Demikian Update Info yang berjudul Badan Pemeriksaan Keuangan.
READ MORE ~>> Badan Pemeriksaan Keuangan

Seorang kuli panggul di gudang PT Kereta Api Indonesia

Seorang kuli panggul di gudang PT Kereta Api Indonesia (KAI), Haris, 26,warga Klumpang, Kabupaten Deliserdang, kritis karena tersambar gerbong Kereta Api (KA) barang kemarin pagi. Korban tersambar kereta yang datang dari arah Belawan menuju Medan, tepat di kawasan perlintasan rel Jalan Pertahanan, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun wartawan di lapangan menyebutkan, peristiwanahasituberawalsaatHaris sedang sarapan di pinggir perlintasan KA bersama rekan-rekan kerjanya. Saat asyik makan, mereka dikejutkan kedatangan KA barang.Korban dan rekanrekannya berusahamenghindar agar tidak tertabrak.Nahas bagi Haris,saat hendak menghindar, kakinya tersandung dan jatuh di perlintasan rel.

Dengan cepat KA barang tadi langsung menyambar kakinya hingga patah dan kepalanya. Beberapa rekan korban yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada korban dan membawanya ke Rumah Sakit Martha Friska. Saat ini, korban masih kritis karena kepalanya juga terluka. ”Kaki kiri Haris patah dan kepalanya juga bocor. Dia langsung pingsan setelah disambar kereta api,”kata salah seorang rekan korban, Rudi, yang juga menjadi saksi mata saat kejadian itu.

Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Medan Barat Kompol Arke Furman Ambat mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki kecelakaan tersebut. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi. ”Kondisi korban belum sadarkan diri. Kami sudah memintai keterangan dari tiga orang saksi di TKP,” ungkapnya. Demikian Update Info yang berjudul Seorang kuli panggul di gudang PT Kereta Api Indonesia.
READ MORE ~>> Seorang kuli panggul di gudang PT Kereta Api Indonesia

Sumatera Utara (Sumut) memiliki banyak potensi

Update Info terlebih dahulu akan memberikan sundulan untuk keyword Blogger Indonesia, terima kasih. Sumatera Utara (Sumut) memiliki banyak potensi yang bisa dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan berkunjung. Selain budaya dan objek wisata, Sumut juga bisa mengandalkan daya tarik kuliner tradisional. Festival Food and Fashion 2011 yang digelar di Merdeka Walk sejak Jumat malam (10/6) hingga hari ini membuktikan besarnya potensi kuliner tradisional dari Sumut untuk menarik wisatawan tersebut.

Tidak salah jika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat menggelar kegiatan itu untuk kedua kalinya. Sejak digelar tahun lalu, pemerintah daerah Sumut berharap event itu akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumut. ”Kuliner khas Sumut ini diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara agar mau berkunjung dan lebih mengenal Indonesia, khususnya Sumut yang kaya potensi objek pariwisata maupun makanan khas,” kata Kepala Disbudpar Sumut Naruddin Dalimunthe ketika membuka Festival Food and Fashion 2011,Jumat (10/6) malam.

Naruddin menuturkan, kuliner yang dimiliki Sumut sangat khas, baik masakan tradisional maupun berbagai jenis kuenya.Warga Sumut yang terdiri dari berbagai suku dan makanan khas masing-masing, memiliki tanggung jawab untuk mempopulerkannya kembali agar tidak kalah bersaing dengan makanan dari luar negeri. Apalagi, kuliner menjadi salah satu potensi menjanjikan dan penting dipertahankan untuk menarik wisatawan. Dalam sambutannya, Naruddin mengungkapkan bahwa kunjungan wisman ke Sumut tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Jumlah wisman yang masuk melalui tiga pintu pada April 2011 mencapai 17.192 orang,meningkat 0,32% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 17.138 orang. Dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu, jumlah wisman yang masuk juga mengalami peningkatan 13,92%, yakni dari 15.091 orang menjadi 17.192 orang. ”Persentase peningkatan kunjungan wisman ini membuktikan kalau Sumut memiliki daya tarik tersendiri, baik dari kekayaan alam,adat,suku, dan kulinernya.

Kami juga optimistis jumlah kunjungan akan terus bertambah.Apalagi dengan adanya event promosi yang sudah dua kali kami gelar ini,”ujarnya. Naruddin juga menuturkan, permasalahan infrastruktur menuju tempat-tempat wisata yang belum maksimal di Sumut masih menjadi hambatan besar dalam meningkatkan kualitas wisata yang ada. Untuk itu,dibutuhkan kerja sama secara kolektif antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi tersebut, termasuk melakukan promosi wisata yang lebih besar.

”Kami sendiri telah membuat pola-pola baru promosi wisata yang lebih besar dari yang dimiliki negara lain seperti Malaysia. Tapi keberhasilan ini memang butuh kerja keras di antara semua pihak dari provinsi dan daerah,”ungkapnya. Sementara itu,Ketua Panitia Festival Food and Fashion Sumut 2011 Mukhlis mengungkapkan, event itu diharapkan bisa mengembalikan kejayaan pariwisata Indonesia, terutama Sumut sebelumnya.

Lewat kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk mempertahankan budaya dan produk asli daerah, termasuk lewat kuliner dan busana daerah. Sebab, keduanya merupakan potensi besar yang dimiliki Sumut dan mampu meningkatkan bisnis pariwisata daerah ini. ”Tujuan kita memang untuk meningkatkan bisnis pariwisata. Karena itu, kita harus bisa menguasai pasar dan hal pertama yang dilakukan yakni dengan mempertahankan budaya dan produk asli daerah ini serta memperkenalkannya lebih luas,” papar Mukhlis yang merupakan Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Sumut.

Mukhlis mengungkapkan, untuk mendukung tercapainya tujuan kegiatan Festival Food and Fashion Sumut yang akan ditutup hari ini itu, Disbudpar Sumut melibatkan banyak pihak terkait.Tahun ini, festival melibatkan peserta dari Kabupaten Batubara, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut, pihak perhotelan, biro perjalanan, produsen makanan dan minuman khas Sumut, dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI).

Selama tiga hari,festival tersebut menyajikan berbagai makanan khas Sumut seperti arsik, daun ubi tumbuk, atau berbagai penganan kue tradisional daerah. Selain itu dipamerkan juga pakaian khas seperti tenunan ulos dan songket Batubara dengan menampilkan ciri khas Sumut. Pantauan media, Festival Food And Fashion disambut antusias oleh warga Sumut, termasuk Kota Medan. Pada pembukaan acara Jumat (10/6) malam misalnya, warga terlihat kagum dengan hasil rancangan para perancang dari APPMI Sumut yang terbuat dari bahan ulos dan songket dan dikenakan oleh para model.

Di hari kedua, kemarin malam, pengunjung disajikan berbagai makanan khas daerah dan juga pameran busana tenunan Batubara karya Okky Wong. Hari ini, acara akan berlanjut dan ditutup.Masyarakat yang belum berkunjung bisa datang untuk melihat dan mencicipi berbagai kuliner Sumut serta menyaksikan lomba busana daerah cilik dan pameran.

Direktur Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) Badan Promosi dan Pariwisata Daerah (BPPD) Sumut Didit Mahadi Kadar mengharapkan Festival Food and Fashion dapat digelar setiap tahunnya. Festival itu diyakini dapat lebih meningkatkan kepariwisataan di Sumut, terutama peningkatan kunjungan wisman maupun wisatawan nusantara. Sebab, menurut Didit, kekhasan kuliner menjadi salah satu potensi wisata yang luar biasa dimiliki Sumut dan bisa dijual ke wisatawan.

”Banyak sekali makanan khas yang justru belum familiar di kalangan masyarakat kita sendiri. Dengan adanya festival ini, makanan lokal di Sumut tetap akan terus tersosialisasikan dan tidak akan terpinggirkan oleh masuknya makanan dari luar,” papar Didit. Sebagai penutup, Update Info akan memberikan sudulan untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
READ MORE ~>> Sumatera Utara (Sumut) memiliki banyak potensi

Jaksa Cirus Sinaga akan menjalani sidang

Blogger Indonesia ~>> Hari ini, jaksa Cirus Sinaga akan menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta. Sidang akan dimulai pukul 09.00 WIB, Senin 6 Juni 2011. Pak Cirus akan datang. Dan sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB," kata pengacara Cirus, Tumbur Simanjutak kepada media.

Dalam sidang perdana ini, Cirus akan mendengarkan pembacaan dakwaan atas perkara pemalsuan rencana tuntutan kasus Gayus Tambunan. Dugaan pemalsuan rencana tuntutan itu diketahui setelah Gayus Tambunan menunjukkan telah menerima dua rencana tuntutan yang berbeda dalam perkara penggelapan, pencucian uang, dan korupsi yang dia lakukan. Dari dokumen yang dipegang Gayus, diketahui kedua dokumen itu dikirim melalui mesin faksimili di kantor Jampidum.

Rencana tuntutan pertama dengan nomor R 431/E.3/Ep/02/2010, isinya akan menuntut Gayus dengan pidana penjara satu tahun. Sedangkan yang kedua dengan nomor R 455/E.3 Ep/02/2010 berisi Gayus akan dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan satu tahun.

Untuk memperoleh rencana tuntutan itu, Gayus mengaku tak gratis. Gayus harus mengeluarkan uang sebesar Rp5 miliar kepada Haposan untuk diberikan kepada oknum kejaksaan. Namun, uang itu tidak cukup, sehingga Gayus harus memberi tambahan lagi sebesar US$50 ribu untuk mengubah rencana tuntutan dari Jampidum, dari pidana satu tahun penjara menjadi satu tahun percobaan. Demikian Update Info yang berjudul Jaksa Cirus Sinaga akan menjalani sidang.
READ MORE ~>> Jaksa Cirus Sinaga akan menjalani sidang

Sengketa perbatasan desa dan kecamatan

Sengketa perbatasan desa dan kecamatan di Kabupaten Wajo masih marak. Penyebabnya, tidak ada batas jelas sebagai pemisah dua wilayah bertetangga di daerah itu. Kasus sengketa batas wilayah itu terjadi antara Desa Abbanuangnge, Kecamatan Maniangpajo, dengan Desa Arajang, Lamata, Gilireng, Kecamatan Gilireng. Objek sengketanya adalah lahan perkebunan. Selanjutnya, Kecamatan Sabbangparu, antara Desa Benteng Lompo dengan Ujung Pero. Desa Benteng Lompo ini merupakan hasil pemekaran Desa Ujung Pero.

Sengketa perbatasan di kedua desa ini sempat masuk pengadilan. Sengketa juga terjadi di Desa Lampulung, Kecamatan Pammana, dengan Lingkungan AtakkaE, Kecamatan Tempe,serta Desa DualimpoE, Kecamatan Maniangpajo, dengan Desa Tonralipu, Kecamatan Tanasitolo, objek sengketanya masing-masing adalah danau. Namun, keduanya belum tersentuh penyelesaian dari pihak Pemkab Wajo karena terkendala biaya.

Kabag Pemerintahan Umum Pemkab Wajo Andi Pallawarukka mengatakan,pihaknya telah tentukan patok, hanya yang jadi persoalan belum disosialisasikan aparat pemerintah kecamatan dan desa setempat. “Biaya yang dibutuhkan sangat besar karena kami harus mengundang pihak ketiga yang betul-betul kompeten untuk itu seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan biayanya sangat mahal.

Misalnya,satu patok saja dengan jarak 5 kilometer bisa sampai Rp150 juta. Itu baru satu desa saja,”kata dia. Kendala lain adalah medan yang sulit.Namun, persoalannya juga bukan semata-mata karena persoalan tapal batas, tapi ada oknum yang mengalihfungsikan danau menjadi lahan persawahan.

“Kalau air danau surut,masyarakat mengalihkan jadi sawah, tapi sering ada di antaranya yang tidak sempat dibuat persawahan karena terlambat sehingga merasa dirugikan. Seandainya tidak diubah fungsinya tidak ada masalah, seperti Danau Lampulung, ”paparnya. Untuk mengantisipasi konflik perbatasan di Desa DualimpoE, Kecamatan Maniangpajo, dengan Desa Tonralipu, Kecamatan Tanasitolo,yang terus berlanjut, pada 2010, terbit SK bupati tentang batas wilayah di dua desa itu.

“Perlu memang mempertahankan fungsi lahan yang sudah ada, ketaatan seluruh unsur masyarakat dan aparat setempat terhadap aturan yang ada.Yang terpenting,perlu memahami aturan-aturan,” pungkasnya. Sementara itu, Kabag Pemerintahan Umum Andi Pallawarukka mengungkapkan, Kabupaten Wajo pernah bersengketa perbatasan dengan Kabupaten Sidrap. Ketika itu, warga Desa Sogi, Kecamatan Maniangpajo, dan Kecamatan Dua Pitue-Sidrap memperebutkan lahan perkebunan.

“Sengketa tersebut sudah lama terjadi dan sudah diselesaikan pada 2010 dengan kesadaran kolektif bersama Pemkab Sidrap, kami memfasilitasi masyarakat yang bertikai tersebut,” ungkap dia. Awalnya, lokasi tersebut adalah hutan sehingga tidak ada batas alam yang bisa ditentukan, kemudian terjadi perkebunan liar.

Sementara warga Sidrap mengklaim tanah mereka diserobot. “Kami fasilitasi penyelesaiannya bersama pihak pemerintah Sidrap. Dengan begitu, kami perjelas batas agar masyarakat tidak berbenturan. Tetapi, sampai hari ini sudah tidak ada lagi laporannya bahwa ada persoalan di sana,”ujarnya. Demikian catatan Update Info yang berjudul Sengketa perbatasan desa dan kecamatan.
READ MORE ~>> Sengketa perbatasan desa dan kecamatan
 
Copyright © 2015 Update Info All Rights Reserved