Prabumulih Rahman Djalili meminta izin kegiatan organ tunggal

Wali Kota Prabumulih Rahman Djalili meminta izin kegiatan organ tunggal (OT) diperketat. Sebab, dia memperkirakan sebagian besar kegiatan OT menjadi ajang peredaran dan penggunaan narkoba. Akhir-akhir ini peredaran narkoba sudah cukup parah, hampir tiap malam ada yang tertangkap karena memiliki ataupun mengonsumsi narkoba. Sebagian terjadi di organ tunggal. Makanya kita berpikir agar tidak usah diberikan izin lagi untuk menggelar organ tunggal pada malam hari, bila perlu izin organ tunggal dibatasi hingga pukul lima sore saja,” ujarnya.

Rachman mengaku, dalam waktu dekat akan menyurati Polres Prabumulih terkait larangan OT pada malam hari tersebut. Menanggapi pernyataan tersebut, Kapolres Prabumulih AKBP Mirzal Alwi menyambut baik dan mendukung sepenuhnya langkah yang akan diambil Pemkot Prabumulih. Kita sangat mendukung sekali pernyataan Pak Wali Kota, selagi memang untuk kepentingan masyarakat. kita akan perketat izin penyelenggaraan OT, kata Mirzal.

Menurut Mirzal, pada prinsipnya izin keramaian tersebut diberikan sepanjang tidak mengganggu ketertiban masyarakat sekitar. Jika sudah mengganggu, apalagi meresahkan, izin tidak akan diberikan. Kita juga sudah memberikan ultimatum, kepada polsekpolsek untuk membatasi penyelenggaraan keramaian khusus OT tidak boleh lewat jam 11 malam karena bisa menimbulkan keresahan, tukasnya.

Sementara, untuk menekan laju peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Prabumulih pihaknya akan terus menggiatkan razia narkoba. Selain itu, mereka bersama BNK terus melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke seluruh lapisan masyarakat. Kita akan lakukan talk showtentang bahaya narkoba,”ujarnya.
READ MORE ~>> Prabumulih Rahman Djalili meminta izin kegiatan organ tunggal
 
Copyright © 2015 Update Info All Rights Reserved