Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat

Fortuner SUV Terbaik. Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat mengaku belum tahu soal kekerasan yang dilakukan anggotanya ketika melakukan eksekusi bangunan di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Hanya saja, menurut Imam, pasti ada reaksi dari anggota jika ada upaya perlawanan.

"Saya belum tahu itu. Masa sih ditendang? Kalau dia menggebuk kita, yah ditendang. Ini enggak, kan?" kata Imam di Istana Negara Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Sebelumnya, eksekusi bangunan dan lahan di Jalan Raya Pondok Gede Nomor 39 RT 02 RW 01, Jatirahayu, Bekasi, diwarnai penganiayaan. Pihak keluarga yang rumahnya dieksekusi menyebut anggota TNI AU melakukan pemukulan dan penginjakan dalam proses eksekusi.

Imam mengatakan, tanah yang dieksekusi itu milik TNI AU. Menurut dia, pihaknya sudah lama menyampaikan pemberitahuan agar keluar dari lahan itu. Namun, pemberitahuan itu tidak diikuti. "Biasa ini, kan, mereka ada yang coba-coba," tutur Imam.

Seperti diberitakan, eksekusi rumah seluas 800 meter persegi yang berdiri di lahan seluas 1.500 meter persegi dilakukan TNI AU berdasarkan surat sertifikat hak pakai nomor 4 tertanggal 25 Mei 1997.

Pemilik rumah atas nama Kapten (Purn) Suharno menempati rumah itu karena telah menempati secara turun-temurun. Setelah yang bersangkutan meninggal, keluarga mengajukan negosiasi dengan TNI AU melalui pengadilan. Namun, belum diputus, TNI AU sudah mengeksekusi lahan tersebut.
READ MORE ~>> Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat
 
Copyright © 2015 Update Info All Rights Reserved